Cara Menyemai Benih

Penyemaian adalah kegiatan memproses benih menjadi bibit. Sederhananya, penyemaian adalah proses menyemai benih. Penyemaian diperlukan ketika benih terlalu kecil sehingga jika ditanam langsung akan rentan hanyut atau hilang terbawa air. Penyemaian juga perlu jika benih yang akan disemai membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berkecambah.

Terdapat 2 teknik untuk menyemai, yakni teknik perendaman benih, dan teknik kimia. Teknik pertama, yakni perendaman benih dapat berupa merendam benih langsung maupun diletakkan pada suatu media semai, seperti rockwool, kassa, atau kanebo. Sedangkan teknik kimia menggunakan gas asam sulfida untuk mengaktifkan hormon-hormon pertumbuhan. Menyemai juga memerlukan wadah semai seperti gelas, polibag, atau nampan.

1.      Beri rockwool yang telah diiris dengan ukuran 2 X 2 cm dengan air.

 

2.      Pindahkan ke dalam wadah dan siapkan benih.

 

3.      Lubangi bagian tengah menggunakan tusuk gigi, dan letakkan benih diatas lubang, namun tidak terlalu masuk ke dalam.

 

4.      Lakukan di seluruh potongan rockwool.

 

5.      Pastikan kelembaban rockwool tetap terjaga.

 

6.      Tunggu kurang lebih 3 hingga 5 hari untuk benih sprout, dan mulai dikenalkan pada sinar matahari untuk tumbuh. 

 

Referensi : https://sayurankita.com/2018/10/29/penyemaian/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Eco Enzyme | Pengertian, Manfaat, Kegunaan, dan Cara Pembuatan

Cara Mencacah Bonggol Alokasia

Apa Itu Rockwool? Bagaimana Cara Mengirisnya?